Assalamualaikum
wr.wb.
.Ini
adalah episode pertama dari serangkaian cerita perjalanan hidupku.
Sebenarnya
ada beberapa alasan mengapa saya bercerita di blog ini.alasan yang pertama
yaitu mengembangkan kemampuan saya dalam hal tulis-menulis dan
berimajinasi.Alasan yang kedua adalah menggunakan media cerita ini untuk
mempertajam ingatan saya tentang pengalaman pada waktu dulu.Setidaknya jika saya
lupa tentang pengalaman hidup dalam pikiran saya,masih ada kisah hidup digital
ini yang dapat membantu saya mengingat lagi masa-masa lalu saya.Dan factor ketiga saya adalah untuk mengisi entri
blog karena sudah lama saya tidak aktif menulis di blog ini.
Semoga cerita ini dapat menghibur
anda yang sedang galau,dan dapat sedikit
menginspirasi anda untuk aktif menulis.Maaf apabila penyampaian saya
dalam cerita ini kurang lucu,kurang jelas.Namanya juga belajar .J
Saatnya fokus gan,membaca cerita ini
dengan seksama.Kurang lengkap kalau saya sebagai pelaku utama tidak memperkenalkan
diri.Kenalkan nam saya IBNU RIZAKI,anak ketiga dari pasangan suami istri pak
khaeran dan bu sunanti.saya mempunyai 2 orang kakak yang semuanya perempuan.Yang
pertama namanya UMI NURYANDINI.”Mba umi” saya memanggilnya.Dia lahir 11 tahun lebih dulu dibandingkan saya.Sedangkan
anak kedua yang lahir dari ibu saya diberi nama ARI MULYANI.Usisaya dengan mba
ari hanya berjarak 1 tahun kurang seminggu.Jadi pada saat saya berulang tahun,umur saya akan tepat sama
seperti mba ari selama satu minggu sebelum mba ARI ulang tahun.Fakta lain yang
unik dari kami bertiga adalah lahir pada bulan yang sama yaitu bulan
Januari.Ulang tahun kedua kakak saya hanya berbeda satu malam.
Seperti keluarga pada umumnya,keluarga
saya juga menempati suatu tempat yang disebut rumah.Rumah kami berada di
jatibarang,kabupaten Brebes.Itu tempat dimana saya dilahirkan.Bapak saya
bekerja sebagai tukang kebun+ TU di SMPN 1 PAGERBARANG.Sedangkan ibu saya
berdagang di kantin SMP tersebut.Karena pekerjaan itulah kami sekeluarga
membuat rumah di sekolah tersebut.Sekedar info,kami sudah mendiami rumah
tersebut sejak tahun 1983(tahun lahir mba Umi) hingga sekarang.Jadi,rumah kami
yang berada di Jatibarang digunakan hanya pada saat liburan.Sebagian besar
waktu kami barada di rumah SMP.Oleh sebab itu juga kami mempunyai 2 kartu
keluarga,dan masing-masing mempunyai 2 KTP.
Saya mempunyai beberapa nama
panggilan.perbedaan nama panggilan berdasarkan tempat dimana saya berada.Di
lingkungan keluarga,saya biasa di panggil ‘JENU’ atau ‘HINU’.Sedangkan nama
panggilan saya di lingkungan randusari adalah inul,pentul.Ketika berada di
lingkungan jatibarang,hanya suara berbunyi SO’ON yang keluar dari mulut
teman-teman saya untuk memanggil saya.Tempat yang terkhir tentunya
lingkungan sekolah.Mungkin hanya di
tempat inilah namsaya cukup dihargai.Guru serta teman sekelas memanggilku
ibnu.Hanya di bangku SMA nama asliku kembali terancam punah.karena sering
menyebut kata ‘jek’ akhirnya saya dijuluki ‘SI JEK’.
Jangan buru-buru cerita SMA,kali ini
saya akan bercerita urut sejak saya kecil.seperti yang sudah anda baca,
sebagian waktu saya dihabiskan di rumah Randusari,termasuk untuk
bersekolah.Saya memulai perjalanan pendidikan di bangku TK di desa randusari.Tempatnya
pas disamping SMP sehingga tidak jauh.Dalam satu kelas ada sekitar 40 anak dari
berbagai sudut desa randusari.Berbeda dengan teman lainnya,saya tidak ditemani
bapak/ibu saya saat belajar di TK.berangkat sendiri,pulang sendiri.sebenarnya
masa-masa TK inilah masa kenakalan saya yang sangat parah.Menurut para guru
yang mengajar dan orang tua dari teman-tamen saya sewaktu TK.dulu saya sering
tidur di kelas,sering menangis, nakal kepada teman,merusak buku,serta
membanting meja kursi.Percaya atau tidak,di bangku TK saya tidak lulus karena
kenakalan saya tersebut.Guru pengajar tidak sanggup mendidik saya.Tragis sekali
kan?hehe.Walaupun begitu,ilmu saya sudah cukup untuk melanjutkan studi ke
SD.dalam waktu 6 bulan tersebut saya sudah mampu baca tulis.lumayanlah.Kanakalan
saya juga terjadi di rumah.Saya sering ribut dengan anak-anak SMP,walaupun
hasilnya sudah ketauan,pulang dan menangis.hehe


0 komentar:
Posting Komentar