Saya
mempunyai beberapa nama panggilan.perbedaan nama panggilan berdasarkan tempat
dimana saya berada.Di lingkungan keluarga,saya biasa di panggil ‘JENU’ atau
‘HINU’.Sedangkan nama panggilan saya di lingkungan randusari adalah
inul,pentul.Ketika berada di lingkungan jatibarang,hanya suara berbunyi SO’ON
yang keluar dari mulut teman-teman saya untuk memanggil saya.Tempat yang
terkhir tentunya lingkungan
sekolah.Mungkin hanya di tempat inilah namsaya cukup dihargai.Guru serta
teman sekelas memanggilku ibnu.Hanya di bangku SMA nama asliku kembali terancam
punah.karena sering menyebut kata ‘jek’ akhirnya saya dijuluki ‘SI JEK’.
Jangan buru-buru cerita SMA,kali ini
saya akan bercerita urut sejak saya kecil.seperti yang sudah anda baca,
sebagian waktu saya dihabiskan di rumah Randusari,termasuk untuk
bersekolah.Saya memulai perjalanan pendidikan di bangku TK di desa randusari.Tempatnya
pas disamping SMP sehingga tidak jauh.Dalam satu kelas ada sekitar 40 anak dari
berbagai sudut desa randusari.Berbeda dengan teman lainnya,saya tidak ditemani
bapak/ibu saya saat belajar di TK.berangkat sendiri,pulang sendiri.sebenarnya
masa-masa TK inilah masa kenakalan saya yang sangat parah.Menurut para guru
yang mengajar dan orang tua dari teman-tamen saya sewaktu TK.dulu saya sering
tidur di kelas,sering menangis, nakal kepada teman,merusak buku,serta
membanting meja kursi.Percaya atau tidak,di bangku TK saya tidak lulus karena
kenakalan saya tersebut.Guru pengajar tidak sanggup mendidik saya.Tragis sekali
kan?hehe.Walaupun begitu,ilmu saya sudah cukup untuk melanjutkan studi ke
SD.dalam waktu 6 bulan tersebut saya sudah mampu baca tulis.lumayanlah.Kanakalan
saya juga terjadi di rumah.Saya sering ribut dengan anak-anak SMP,walaupun
hasilnya sudah ketauan,pulang dan menangis.hehe


0 komentar:
Posting Komentar