selamat datang


Selamat Datang di nararizaki.blogspot.com

Selasa, 10 Oktober 2023

Praktek Pukul-pukulan : Membuat Ecoprint Bareng Kelas 9

        Holla! Hari ini, saya mau cerita nih tentang pengalaman seru sebagai guru IPA yang mengajak siswa kelas 9 untuk berpetualang dalam dunia ekologi sambil membuat kerajinan keren. Apa itu? Tunggu aja, karena yang akan kita bikin kali ini adalah ecoprint, dan tekniknya pukul-pukulan yang super gokil!


Ecoprint, Apa Itu?

Nah, sebelum kita bahas lebih dalam, mungkin ada yang belum tahu apa itu ecoprint. Ecoprint adalah teknik mencetak gambar dari bahan-bahan alami seperti daun, bunga, atau bahkan kulit kayu, langsung ke permukaan bahan lain seperti kertas, kain, atau seperti yang akan kita lakukan hari ini, totebag dan kaos.

Kenapa disebut ecoprint? Karena kita nggak pakai tinta sintetis yang bikin polusi. Semua yang kita butuhkan adalah bahan-bahan alami, tangan, dan kreativitas!

Materi Ekologi yang Seru

Sebagai guru IPA, saya selalu mencari cara kreatif untuk mengajar anak-anak tentang ekologi dan bagaimana kita bisa berkontribusi dalam melestarikan alam. Nah, ecoprint adalah cara keren untuk mengajarkan mereka tentang berbagai tanaman dan dedaunan di sekitar kita, bagaimana tanaman ini berinteraksi dalam ekosistem, dan betapa pentingnya menjaga keberlanjutan alam.

Langkah Pertama: Pencarian Bahan

Langkah pertama yang kami lakukan adalah pergi ke lapangan dan mencari tanaman dan dedaunan yang bisa digunakan untuk mencetak. Siswa-siswa pun sangat antusias mencari daun-daunan yang berbeda bentuk dan warnanya. Mereka belajar mengenali tanaman sekitar sekolah dengan cara yang menyenangkan!

Langkah Kedua: Teknik Pukul-Pukulan

Setelah kita punya bahan-bahan yang cukup, saatnya untuk mengaplikasikan teknik pukul-pukulan. Ini adalah saat yang paling seru! Setiap siswa memilih daun yang ingin mereka cetak, meletakkannya di atas totebag atau kaos, dan mulai memukul-mukulnya dengan palu kayu yang telah dilapisi kain putih.

Kejutan yang Cantik

Ketika hasilnya keluar, semua siswa terkejut melihat betapa cantiknya gambar-gambar alam yang tercetak pada totebag dan kaos mereka. Ada daun yang menghasilkan corak warna hijau, ada yang cokelat, ada yang kemerahan. Semua itu berasal dari bahan-bahan alami yang kita temukan di lingkungan sekitar.

Alternatif Pelestarian Alam

Saya rasa inilah bagian terbaiknya. Dengan membuat kerajinan ecoprint, siswa-siswa tidak hanya belajar tentang ekologi, tetapi mereka juga menciptakan produk yang ramah lingkungan. Kaos dan totebag ecoprint ini bisa menjadi alternatif yang keren untuk mengurangi penggunaan plastik dan bahan-bahan sintetis. Kita bisa berkontribusi dalam menjaga alam dengan cara yang asyik dan kreatif!

Jadi, itulah kisah seru kami saat mencoba teknik ecoprint dengan cara yang unik. Saya harap cerita ini bisa menginspirasi guru-guru lain untuk mencari cara kreatif dalam mengajar dan memperkenalkan anak-anak pada keindahan alam serta betapa pentingnya melestarikannya. Belajar sambil berkreasi itu asyik, bukan? Semoga terinspirasi untuk mencoba ecoprint juga, ya! 

0 komentar:

Posting Komentar